
Bojonegoro – Program Studi Magister Hukum Ekonomi Syariah (MHES) Pascasarjana Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) mengambil langkah strategis dalam mematangkan dokumen kurikulumnya melalui Pleno Akhir yang diselenggarakan Direktorat Akademik, Kemahasiswaan, dan Keagamaan (AKK UNUGIRI), Sabtu (9/8/2025). Acara ini menjadi momentum penting bagi MHES untuk memastikan kurikulum yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan zaman, khususnya di bidang hukum ekonomi syariah.
Pemaparan dilakukan oleh Dr. H. Shofa Robbani, Lc., M.A selaku Kaprodi MHES di hadapan jajaran pimpinan Pascasarjana, reviewer, dan dosen. Dalam presentasinya, beliau menekankan pentingnya kurikulum yang mampu mengintegrasikan teori dan praktik, serta memberikan bekal keterampilan analisis hukum ekonomi syariah yang relevan dengan perkembangan industri halal dan keuangan syariah global.
Pleno ini dihadiri oleh Dr. Nurul Huda, M.HI selaku Wakil Rektor Bidang AKK, Dr. Saeful Anwar, M.Fil.I selaku Ketua LPM, Ainu Zuhriyah, S.Kep.Ners., M.Pd selaku Direktur AKK, dan Giati Anisah, M.Pd selaku Kabid Kurikulum. Mereka memberikan masukan konstruktif terkait penyempurnaan capaian pembelajaran, struktur mata kuliah, serta penyesuaian dengan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE).
Dengan dukungan forum akademik yang kolaboratif ini, Prodi MHES optimis kurikulum baru yang akan diimplementasikan tidak hanya memenuhi standar mutu internal universitas, tetapi juga relevan dengan dinamika hukum ekonomi syariah di tingkat nasional maupun internasional.
